Ini mungkin kunci sukses di kehidupan juga .... tulisanku sendiri ??? ya bukanlah... lagi2 diambil dari milis... hehehe
"AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN..."
Kata-Kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan,bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan.
Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan ..
Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah :
Kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan....
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu tumbuh ...
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu ...
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut...
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif ...
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu ...
Kamis, 05 Februari 2009
Sisi Lain Cara Memandang Hidup
Diambil dari milis, kayanya ini sourcenya : http://islam.ateonsoft.com/2008/07/cara-pandang-terhadap-beban-hidup.html
Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr."Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.
"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi
semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."
"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang
harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
diambil dari milis... dan lagi2 kayanya ini source nya http://islam.ateonsoft.com/2008/07/cara-pandang-terhadap-beban-hidup.html
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.
Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
Start the day with smile and have a good day........
Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut.
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr."Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.
"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi
semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."
"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang
harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
diambil dari milis... dan lagi2 kayanya ini source nya http://islam.ateonsoft.com/2008/07/cara-pandang-terhadap-beban-hidup.html
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.
Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.
Start the day with smile and have a good day........
sikap dewasa
apa ini ya jawaban entri sebelumnya ....
pertanyaan berikutnya adalah... am i adult enough ?
hmmmm
kayanya belom dehhhh
jadi mesti dipelajari niy...
ini diambil dari milis.... bisa juga di cek di http://islam.ateonsoft.com/2008/07/sikap-dewasa.html
SIKAP DEWASA
Sikap dewasa merupakan sesuatu yang perlu ditekankan dalam menghadapi sebuah masalah. Kita tahu bahwa sikap yang kekanak-kanakan justru dapat membuat sebuah masalah menjadi bertambah karena sikap yang diambil akan mempersulit masalah. Tetapi sikap yang dewasa dan bijaksana Insya Alloh membuat urusan bisa teratasi dengan baik.
Minimal ada tiga hal yang bisa dilakukan oleh kita untuk bisa belajar bersikap dewasa :
1. Tidak Emosional atau Tergesa-gesa. Sikap tenang dan tidak emosional dibutuhkan baik ketika berkomentar, mengambil sikap, ataupun ketika menentukan sebuah keputusan. Karena andaikata tergesa-gesa biasanya keputusan yang diambil kurang tepat.Apalagi bila kurang ditunjang oleh data dan fakta yang akurat. Dan permasalahan akan bertambah jika disikapi pula dengan sikap yang emosional. Oleh karena itu kita harus latihan untuk bisa meredam sikap yang emosional.
2. Berlatih Untuk Bijak. Kadang kala kita bisa mengambil keputusan atau sikap yang memang menyelesaikan sebuah masalah tetapi kadang kala dengan sikap yang kita pilih tersebut, ternyata ada pihak yang merasa terluka. Seharusnya jika kita ingin menasehati orang lain sebaiknya jangan sampai orang lain merasa digurui; kita menang tanpa orang lain merasa dikalahkan dan kita sukses tanpa orang lain merasa terdzolimi. Kita harus melatih diri sekuat tenaga untuk bisa merubah sesuatu tanpa kita merasa berjasa, atau orang lain merasa lebih rendah dan hina. Untuk bersikap seperti ini kita perlu berlatih untuk tidak menonjolkan diri seakan-akan kitalah yang paling bisa, paling pandai, paling mulia, paling berjasa. Karena semakin sering kita menonjolkan diri justru itulah sifat yang kekanak-kanakkan.
3. Semakin memperbaiki isi daripada topeng. Orang yang senang memamerkan topeng adalah salah satu sikap yang kekanak-kanakkan. Untuk itulah kita harus lebih senang meningkatkan kualitas kepribadian, kualitas keimanan, kualitas keilmuan dan wawasan, kualitas akhlak dan keikhlasan dibandingkan hanya sibuk memperbaiki kualitas rumah, kualitas baju ,dan kendaraan. Memang manusia tidak dilarang untuk memiliki dunia tetapi kalau hanya sibuk dengan dunia sedangkan dirinya terabaikan maka itulah yang akan menimbulkan masalah. Yang akan terjadi adalah dirinya akan semakin sibuk bersembunyi dibalik topeng karena takut kehilangan topengnya, akibatnya dia menjadi orang yang tidak jujur terhadap diri sendiri karena merasa pujian terhadap topeng adalah pujian terhadap dirinya dan orang yang bersandar biasanya selalu takut kehilangan tempatnya bersandar.
Semoga kita dapat menikmati proses pendewasaan sikap dan kematangan kepribadian lewat aneka kejadian yang menimpa diri kita masing-masing sehingga Insya Alloh mudah-mudahan selain bertambah umur bertambah juga kedewasaan dan kearifan kita dalam bersikap.
Wallahu a’lam.
pertanyaan berikutnya adalah... am i adult enough ?
hmmmm
kayanya belom dehhhh
jadi mesti dipelajari niy...
ini diambil dari milis.... bisa juga di cek di http://islam.ateonsoft.com/2008/07/sikap-dewasa.html
SIKAP DEWASA
Sikap dewasa merupakan sesuatu yang perlu ditekankan dalam menghadapi sebuah masalah. Kita tahu bahwa sikap yang kekanak-kanakan justru dapat membuat sebuah masalah menjadi bertambah karena sikap yang diambil akan mempersulit masalah. Tetapi sikap yang dewasa dan bijaksana Insya Alloh membuat urusan bisa teratasi dengan baik.
Minimal ada tiga hal yang bisa dilakukan oleh kita untuk bisa belajar bersikap dewasa :
1. Tidak Emosional atau Tergesa-gesa. Sikap tenang dan tidak emosional dibutuhkan baik ketika berkomentar, mengambil sikap, ataupun ketika menentukan sebuah keputusan. Karena andaikata tergesa-gesa biasanya keputusan yang diambil kurang tepat.Apalagi bila kurang ditunjang oleh data dan fakta yang akurat. Dan permasalahan akan bertambah jika disikapi pula dengan sikap yang emosional. Oleh karena itu kita harus latihan untuk bisa meredam sikap yang emosional.
2. Berlatih Untuk Bijak. Kadang kala kita bisa mengambil keputusan atau sikap yang memang menyelesaikan sebuah masalah tetapi kadang kala dengan sikap yang kita pilih tersebut, ternyata ada pihak yang merasa terluka. Seharusnya jika kita ingin menasehati orang lain sebaiknya jangan sampai orang lain merasa digurui; kita menang tanpa orang lain merasa dikalahkan dan kita sukses tanpa orang lain merasa terdzolimi. Kita harus melatih diri sekuat tenaga untuk bisa merubah sesuatu tanpa kita merasa berjasa, atau orang lain merasa lebih rendah dan hina. Untuk bersikap seperti ini kita perlu berlatih untuk tidak menonjolkan diri seakan-akan kitalah yang paling bisa, paling pandai, paling mulia, paling berjasa. Karena semakin sering kita menonjolkan diri justru itulah sifat yang kekanak-kanakkan.
3. Semakin memperbaiki isi daripada topeng. Orang yang senang memamerkan topeng adalah salah satu sikap yang kekanak-kanakkan. Untuk itulah kita harus lebih senang meningkatkan kualitas kepribadian, kualitas keimanan, kualitas keilmuan dan wawasan, kualitas akhlak dan keikhlasan dibandingkan hanya sibuk memperbaiki kualitas rumah, kualitas baju ,dan kendaraan. Memang manusia tidak dilarang untuk memiliki dunia tetapi kalau hanya sibuk dengan dunia sedangkan dirinya terabaikan maka itulah yang akan menimbulkan masalah. Yang akan terjadi adalah dirinya akan semakin sibuk bersembunyi dibalik topeng karena takut kehilangan topengnya, akibatnya dia menjadi orang yang tidak jujur terhadap diri sendiri karena merasa pujian terhadap topeng adalah pujian terhadap dirinya dan orang yang bersandar biasanya selalu takut kehilangan tempatnya bersandar.
Semoga kita dapat menikmati proses pendewasaan sikap dan kematangan kepribadian lewat aneka kejadian yang menimpa diri kita masing-masing sehingga Insya Alloh mudah-mudahan selain bertambah umur bertambah juga kedewasaan dan kearifan kita dalam bersikap.
Wallahu a’lam.
hmmmm
hmmmm apa ya... lama banget ga ngobrol di sini... sebenernya banyak banget yang terjadi (baik yang menimpaku maupun yang menimpa orang2 terdekatku) tapi ga tau gimana kok ga ada kekuatan buat nulis. Hmmmm apa ya... di luar semua yang udah kejadian, yang pasti semua menambah khazanah pengetahuanku tentang idup (hehehe bahasanya....) ditelan aja lah... setelah diambil hikmahnya tentunya.... Sebenernya tidak ingin mengeluh atau bahkan melenguh (hehe sapiiiiii kaliii) ... ah sudahlah semua pasti indah di akhirnya bukan....
Sebenernya ada satu titik sih yang membuat semuanya menjadi seperti ini, KEINGINAN... yup kenginan... keinginan memiliki sesuatu yang bukan milikku... Posessif pada satu hal yang sama sekali bukan milikku... Buat apa coba ? Buat apa ? Whadda silly thing... tapi itu tu susah banget di-manage .... biar ga jadi posessif biar ga bikin gila sendiri.... susah banget... malah bikin manic deppressive...
ah tapi sudahlah ya.... berdoa aja semoga semua indah di akhirnya..
Sebenernya ada satu titik sih yang membuat semuanya menjadi seperti ini, KEINGINAN... yup kenginan... keinginan memiliki sesuatu yang bukan milikku... Posessif pada satu hal yang sama sekali bukan milikku... Buat apa coba ? Buat apa ? Whadda silly thing... tapi itu tu susah banget di-manage .... biar ga jadi posessif biar ga bikin gila sendiri.... susah banget... malah bikin manic deppressive...
ah tapi sudahlah ya.... berdoa aja semoga semua indah di akhirnya..
Jumat, 02 Januari 2009
Pekerjaan terbodoh oleh orang manja !!!
Bodoh ! pekerjaan terbodoh yang pernah kulakukan !!!! $%^&*!!!! Seumur2 mungkin kemarin itu pekerjaan terbodoh yang pernah kulakukan ! percaya begitu aja kalo ada orang yang mempercayaiku ??? HUghhhhh bodonya !!!!! Manalah ada orang yang mempercayaimu SA!!!!! wake up !!! (*&#^!!!! Bikin malu diri sendiri! Bikin malu banyak orang ! BIKIN malu AJA !!!! Dasar Manja !!! Dah Manja, bodo lagi !!!! Ngerjain sesuatu yang cemen aja ga bisa !!!! Kebayang kan betapa bodonya aku ?????
Rabu, 24 Desember 2008
Kalah tapi Menang ??
Aku kalah...aku ga siap kalah.. aku ga siap dikalahkan dengan cara busuk kaya gini... Mau bersaing sehat ? Hayuk gua jabanin !!! Bersaing sehat ! Adu kemampuan dengan cara yang sehat... ga licik... ga lewat belakang... ^$%$@ !!!! Sakit ati banget ! Ngerasa direndahin! huhgh! Tapi ya udahlah... InsyaAllah ... Allah akan mengganti dengan yang lebih baik... yang lebih berkah... lebih halal... yang halal nan berkah kan malah bikin ati nyaman... kalo harta yang diperoleh diatas ketidakridhoan orang kan malah jadi penyakit.... ati ga nyaman... dan malah ga dipandang orang... Hey satu sisi emang aku kalah ! Tapi semoga Allah menjadikannya sebagai kemenangan di akhirnya.... Kalah tapi menang ???
Selasa, 23 Desember 2008
satu jalan dua kenangan
Hari minggu kemaren ke magetan, nemenin ika ke nikahan om nya. Abis itu diajakin ke sarangan. Dia menjanjikan perjalanan di jalur keren yang pasti belum pernah aku lewatin sebelumnya. Dan ternyata bener aku belum pernah lewat sana... jalur yang keren banget, kanan kiri lembah, dah gitu di ujung pandangan mata hanya pegunungan yang asri... oke banget pokoknya... Huwauwwww!!! sayangnya jalurnya agak2 nanjak gimana gitu.. (namanya juga lagi jalan di kaki gunung, mana ada yang konturnya datar2 aja ya...) walhasil si ika susah banget ngendaliin gas motornya sampe2 aku disuruh turun ... alkhamdulilahnya suruh naik lagi sih, kalo ga... wah parah banget tuh bocah hehehehe.... tapi entah kenapa aku kok nangkep suasana aneh dari sobat ku satu itu... ga biasa2nya doski diem banget, biasanya tuh bocah pasti udah bocor, ngebocorin segala hal di samping kanan en kiri jalan, ato kalo ga ngebocorin rahasia orang hehehe ga deng... ah tapi kupikirnya mungkin dia lagi ga nyaman ama suasana jalan yang emang lagi sepi banget.... akhirnya singkat kata sampailah di Sarangan, ga berapa lama mas agung mas obba ama satu temennya gabung ama kami... en ngajakin ke tawangmangu, katanya disana ada jagung bakar terenak yang pernah ada di bumi ini (hahaha ga deng....) akhirnya naiklah kami ke Tawangmangu lewat jalur baru (ga baru2 banget sih... menurut Obba 2008 heheh tu jalur dibuka pas tahun 2006 lalu ... tapi u know lah ama si Obba, 1% insyaallah 99 % dalam perdebatan hehehe)... but anyway... tu jalur keren abis coy ! sebelah kanan jalan (kalo dari arah Sarangan) tu dinding batu hasil pengirisan tebing ... duh keren banget pokoknya... dan disisi lainnya tu lembah dengan view yang ijo banget... akhirnya sampe lah di tempat yang dikamsud hehe... sebuah tikungan, dimana passssssss banget di ujung tikungan itu ngejogrog seorang penjual jagung bakar.. yang ehm rasanya sih sebenernya biasa, cuman karena dinikmatin pas lagi dingin ya... jadi enak aja... hehehe sementara si sahabatku ika masih manyun, tangannya sedekap mungkin orang lain ngiranya lagi ngusir dingin.. tapi imajinasiku mengatakan dia lagi marah...aduuuh kenapa dengan ni bocah ???? Akhirnya demi memenuhi rasa penasaranku kutanyailah dia... dan dia jawab aku takut... takut ama jalan yang ngenanjak, ama rampok yang katanya sering beredar di kawasan itu... aku ketawa ngakak... sory niy... tapi tu jalan keren banget... berjiwa muda dong.... hehehe sok2an gitu... akhirnya dia teteup manyun sampai kami pulang ke madiun... dalam hujan deras... dia cerita... kalo dia emang ga mood banget sama hari itu, jalur yang menakutkan (menurut dia si... hehehe), dah gitu nongkrong di pinggir jalan... ih ga penting banget katanya.... hehehe aku cuman bisa bilang sorry...
semalem akhirnya pas keluar makan, dia cerita tentang hal yang sebenarnya... ternyata di jalur sebelum Sarangan yang indah tapi sepi banget itu, pernah ada kejadian perampokan disertai pembunuhan... dah gitu emang kanan kiri nya banyak kuburan.... dia serem banget lewat situ... Sementara di jalur Tawangmangu yang view nya keren itu tersimpan satu memori buruk ... tempat itu sama banget sama satu tempat di Bandung sana... tempat yang menyimpan banyak kenangan bagi dia ... kenangan yang ingin dia lupakan dan ga mau diingat lagi ....
wah... aku juga jadi inget... jalur dan view kemaren itu sebenernya juga mengingatkanku waktu praktek P3H di gunung Slamet 5 tahun lalu... but thanks god itu jadi memori yang cool !!! tak terlupakan... Hemmmm satu jalan dua kenangan... i'm sorry my friend.... i brought ur bad memory back...
*psssttt oia ada yang kelupaan, pas lagi duduk-duduk, kami nemuin serombongan akhi yang kayanya abis dauroh atau abis apaaaa gitu... mereka serombongan pulang menuju ke arah Solo... seketika aku sama ika bengong asli.... bengong demi melihat kebagusan akhlak yang terjaga... yang tercermin dalam wajah2 yang begitu cerah.... Subhanalloh....
Ya Allah... minta satuuuuuu aja... ga banyak2 deh ..... hehehee
semalem akhirnya pas keluar makan, dia cerita tentang hal yang sebenarnya... ternyata di jalur sebelum Sarangan yang indah tapi sepi banget itu, pernah ada kejadian perampokan disertai pembunuhan... dah gitu emang kanan kiri nya banyak kuburan.... dia serem banget lewat situ... Sementara di jalur Tawangmangu yang view nya keren itu tersimpan satu memori buruk ... tempat itu sama banget sama satu tempat di Bandung sana... tempat yang menyimpan banyak kenangan bagi dia ... kenangan yang ingin dia lupakan dan ga mau diingat lagi ....
wah... aku juga jadi inget... jalur dan view kemaren itu sebenernya juga mengingatkanku waktu praktek P3H di gunung Slamet 5 tahun lalu... but thanks god itu jadi memori yang cool !!! tak terlupakan... Hemmmm satu jalan dua kenangan... i'm sorry my friend.... i brought ur bad memory back...
*psssttt oia ada yang kelupaan, pas lagi duduk-duduk, kami nemuin serombongan akhi yang kayanya abis dauroh atau abis apaaaa gitu... mereka serombongan pulang menuju ke arah Solo... seketika aku sama ika bengong asli.... bengong demi melihat kebagusan akhlak yang terjaga... yang tercermin dalam wajah2 yang begitu cerah.... Subhanalloh....
Ya Allah... minta satuuuuuu aja... ga banyak2 deh ..... hehehee
Minggu, 21 Desember 2008
Awan Berlafal Allah di Madinah
Subhanalloh....Fenomena Awan berlafal Allah ini muncul pada pukul 16.00 Waktu Arab Saudi, Minggu (21/12/2008) , seusai waktu asar.
Sumber : http://foto.detik.com/readfoto/2008/12/22/095336/1057464/157/1/awan-berlafal-allah-di-madinah
Jumat, 19 Desember 2008
Maju kena mundur kena
Hehehe kaya judul film aja ya... perasaan baru kapan hari nulis tentang stagnancy, eh keluhanku langsung dijawab Allah. Langsung ! Telak ! Dikasih dua pilihan yang sama-sama memberi "hadiah" dan "ujian" sekaligus dibaliknya... Wow! Bener-bener telak bagiku ! Pilih yang satu, bakal dapet hadiah sekaligus ujian, pilih yang lain juga sama.... tapi ga boleh ga pilih satupun.... Aku hanya berharap Allah akan memberi yang terbaik... Tapi paling tidak ini membuat ku berpikir, ke-stagnanku terhapus sudah...
Aku sudah siap berlari... siap melaju di track apapun ! Mau makadam, court, atau aspal mulus kaya jalan depan rumah ..... Hayyuk Marri ! Hehe ... Kadang ga habis pikir aja, secepat itu lo Allah memberi jawaban, semudah itukah perkataan dan doa seseorang didengar? Ya, ternyata mungkin emang sebenernya begitu mudah cuma si manusia nya aja kali yang ogah, males terlalu sombong atau entah terlalu apa jadi ga mau doa sama Allah....
Kesimpulannya, lanturan ini dibuat hanya karena ingin memuaskan hasrat menulis... bisa juga dibuat karena ingin menenangkan diri pra diputuskannya sebuah nasib seseorang hehe..... ngelantur.....
Aku sudah siap berlari... siap melaju di track apapun ! Mau makadam, court, atau aspal mulus kaya jalan depan rumah ..... Hayyuk Marri ! Hehe ... Kadang ga habis pikir aja, secepat itu lo Allah memberi jawaban, semudah itukah perkataan dan doa seseorang didengar? Ya, ternyata mungkin emang sebenernya begitu mudah cuma si manusia nya aja kali yang ogah, males terlalu sombong atau entah terlalu apa jadi ga mau doa sama Allah....
Kesimpulannya, lanturan ini dibuat hanya karena ingin memuaskan hasrat menulis... bisa juga dibuat karena ingin menenangkan diri pra diputuskannya sebuah nasib seseorang hehe..... ngelantur.....
Gimana cara bilang TIDAK ?
hari ini begitu memberi pelajaran ... saat capek banget, dan aku akan bilang tidak pada sesuatu, eh yang mau dibilang tidak, malah senyum manisssss banget.... aduh melty away ... meleleh oleh senyum seorang anak kecil... seketika cape ku ilang ... hugh... tapi aku kayanya tak kuasa untuk melanjutkan ini semua... cape... bosen.. males... campur2 pokoknya...
gimana ya, gimana cara bilang tidak pada sesuatu dengan enak... bisa diterima.. tidak menimbulkan dendam ...
God, show me the way...
gimana ya, gimana cara bilang tidak pada sesuatu dengan enak... bisa diterima.. tidak menimbulkan dendam ...
God, show me the way...
Langganan:
Postingan (Atom)